Minggu, 11 Maret 2018

SISTEM PENGELOLAAN PROYEK



SISTEM PENGELOLAAN PROYEK

Pengertian proyek secara sederhana dan umum adalah suatu rangkaian kegiatan yang terencana dan dilaksanakan secara berurutan dengan logika serta menggunakan banyak jenis sumber daya, yang dibatasi oleh dimensi biaya, mutu, dan waktu.
Tujuannya adalah untuk mewujudkan gagasan yang timbul dari naluri manusia (seseorang/badan/organisasi). Dengan demikian, suatu proyek mempunyai sifat dan ciri khas yang berbeda dengan aktivitas lainnya.
I.1. Sifat Proyek
Suatu proyek biasanya bersifat, antara lain :

  • ·         Ciri khasnya menonjol
  • ·         Siklus kehidupannya khas
  • ·         Peranan manajer proyek dominan
  • ·         Adanya upaya pendekatan sistematis yang menguntungkan atau positif

      Setiap proyek mempunyai ciri khas yang menonjol dalam setiap tujuan, bentuk, dan proses. Karena setiap pelaksanaan proyek berbeda dan tim yang menangani suatu proyek juga tidak pernah seutuhnya sama, maka setiap proyek mempunyai suasana pelaksanaan keseharian atau “siklus kehidupan” yang khas (lokasi, budaya, dll), sebab kegiatan proyek mempunyai tujuan dinamis. Dan, proyek tersebut sebagai sarana untuk selalu berkembang.
            Manajer proyek terdiri dari pemilik proyek, konsultan A/E, konsultan MK, dan kontraktor yang bersangkutan. Mengingat adanya beberapa pihak dalam proyek yang terkait dengan berbagai kepentingannya, maka sering kali muncul penyesuaian dan perubahan desain proyek. Artinya, setiap perubahan, harus positif atau memenuhi kriteria/asas yang lebih tinggi dalam nilai keteknikan, ekonomis, dan manfaatnya. Itulah mengapa, suatu proyek dikatakan ciri khasnya itu menonjol.
I.2. Ciri-ciri Khusus Proyek

  • ·         Mempunyai tujuan spesifik
  • ·         Hasil akhirnya bisa diserahkan
  • ·         Menggunakan banyak jenis sumber daya
  • ·         Unik
  • ·         Merupakan sarana dan wahana perubahan
  • ·         Dibatasi oleh suatu nilai tertentu yang jelas atas biaya, mutu, dan waktunya.
                Memahami sifat dan ciri khusus proyek seperti di atas merupakan pelajaran dan modal yang berharga. Sebab, kedua hal itu akan menjadi bahan masukan dan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk tindakan manajemen dan administrasi oleh masing-masing tingkatan manajemen proyek atau kontraktor yang bersangkutan. 
Dengan demikian, setiap keputusan bisa dicapai dengan lebih mudah dengan hasil terbaik, diterima dan memuaskan semua pihak yang terkait dengan proyek tersebut.
          Untuk kepentingan yang lebih luas, adanya proyek beserta hasil akhir dari proyek tersebut, diharapkan mampu memberikan perubahan positif kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya yang menjadi pemakai atau yang memanfaatkan hasil proyek tersebut. Hal ini sesuai dengan ciri khusus proyek, yaitu sebagai ‘sarana dan wahana perubahan’.



I.3. Tolok Ukur Sukses Pengelolaan Proyek


  • Biaya proyek, tidak melebihi batas yang telah direncanakan atau yang telah disepakati sebelumnya atau sesuai dengan kontrak pelaksanaan suatu pekerjaan.
  • Mutu pekerjaan, atau mutu hasil akhir pekerjaan dan proses/cara pelaksanaan pekerjaan harus memenuhi standar tertentu sesuai dengan kesepakatan, perencanaan, ataupun dokumen kontrak pekerjaan.
  • Waktu penyelesaian pekerjaan, harus memenuhi batas waktu yang telah disepakati dalam dokumen perencanaan atau dokumen kontrak pekerjaan yang bersangkutan.
Semua usaha yang dilakukan dalam pengelolaan proyek yang sukses merupakan alternatif dari tindakan antisipasi atas pemahaman ‘sifat proyek’ dan ‘ciri-ciri khusus proyek’.  Jadi, mengerti dan memahami sifat proyek dan ciri-ciri khusus proyek sangat bermanfaat untuk keberhasilan seorang manajer proyek untuk mengelola proyek.
Namun demikian, ketiga kriteria pengelolaan proyek yang sukses seperti tersebut di atas masih relevan meskipun ada 2 (dua) poin tambahan yang sebenarnya merupakan penegasan atas mutu dari proses pelaksanaan suatu pekerjaan atau proyek. Maka 2 (dua) poin tambahan yang merupakan penegasan dari segitiga  manajemen proyek tersebut bisa memberikan penjelasan yang lebih baik.
Dengan penjelasan dan tampilan bagan ‘segitiga sasaran manajemen proyek’ tersebut, maka tolok ukur sukses pengelolaan proyek diringkas menjadi 5 (lima) poin berikut, yaitu :
  • 1.      Tepat biaya
  • 2.      Tepat mutu
  • 3.      Tepat waktu
  • 4.      Penerapan K-4 yang konsisten
  • 5.      Semua pihak yang terkait pelaksanaan proyek PUAS
     Bagi kontraktor atau manjer proyek kondisi demikian merupakan beban dan sekaligus tantangan. Hal itu  harus ditindaklanjuti dengan bijaksana, yaitu dengan bersikap tenang dan berpikir jernih. Dengan demikian, ia akan mampu melihat peluang dalam menyelesaikan pekerjaan dengan tetap memenuhi lima (5) kriteria tersebut.


I.4. Tujuan dan Kepentingan Kontraktor terhadap Proyek

Proyek sangat bervariasi dalam hal : jenis, bentuk, dan besarnya. Karena setiap proyek selalu menyangkut sejumlah sumber daya, baik itu dana (keuangan), tenaga ahli (keterampilan), maupun sarana lainnya, maka suatu proyek itu bisa diikuti dan dikelola secara bisnis bila memenuhi syarat dan memberikan manfaat bagi kalangan bisnis.
Karena kepentingan bisnis inilah kontraktor ikut berperan dalam tim manajemen proyek. Misi proyek menjadi ‘profit center’ bagi perusahaannya untuk berproduksi dan mendapatkan hasil dari usahanya.
Dengan demikian, kriteria sukses pengelolaan proyek secara bisnis bagi kontraktor tidak lagi berupa 5 (lima) poin seperti dijelaskan dalam bab sebelumnya, tetapi 7 (tujuh) poin, yaitu :
  • 1.      Tepat biaya (wajar, efisien, dan sesuai kontrak)
  • 2.      Tepat mutu (proses kerja dan hasil pekerjaan diterima oleh pemilik dengan baik)
  • 3.      Tepat waktu (efektif dan sesuai dengan kesepakatan/kontrak)
  • 4.      Lingkungan kerja sehat dan aman, K-3 dilaksanakan dengan konsisten
  • 5.      Memuaskan semua pihak yang terkait dalam proses pelaksanaan proyek
  • 6.    Memberi keuntungan finansial sesuai dengan rencana dan kesepakatan a
  • 7.      Meningkatkan citra perusahaan sehingga menjadi lebih baik

Dengan demikian, mencapai sasaran atau memperoleh keuntungan finansial dan meningkatkan citra perusahaan menjadi lebih baik merupakan keharusan bagi kontraktor dalam mengelola suatu proyek. Jadi, manajer proyek harus memahami tujuan proyek dan kepentingan perusahaannya. Ini berarti bahwa pemahaman yang baik mengenai sifat proyek dan ciri-ciri khusus proyek sangat membantu proses pengelolaan proyek dan memberikan nilai positif bagi tercapainya tujuan dan kepentingan kontraktor terhadap proyek tersebut, yaitu dalam hal :
      A.  Ikut berperanserta dalam pelaksanaan proyek,
Sebagai tanggungjawabnya atas kepercayaan yang diberikan, dengan memberikan penampilan terbaik         dalam bidang :
·         Sumber daya manusia
·         Sumber daya peralatan
·         Sumber daya finansial
·         Sistem manajemen operasional pelaksanaan proyek
      B. Terbukanya kesempatan bagi perusahaan untuk memperoleh manfaat karena perusahaan :
·         Memperoleh pengalaman kerja baru atau referensi pekerjaan yang bernilai positif,
·         Memperoleh manfaat finansial sebagai keuntungan usaha,
·    Memperoleh citra yang baik bagi perusahaan, sebagai sarana memudahkan tercapainya pemasaran dan kelangsungan hidup perusahaan.



I.5. Manajemen dan Manajer Proyek dalam Pengelolaan Proyek
    Manajemen dan manejemn proyek adalah dua sebutan yang sebenarnya mempunyai pronsip dan fungsi manajemen yang sama. Keduanya memberikan arahan agar bertindak sistematis dalam mencapai apa yang telah direncanakan dengan tepat, efektif, dan efisien. Hal ini adalah karena manajemen proyek adalah manajemen yang penerpannya lebih banyak menggunakan pendekatan sarana dan prasarana. Itulah yang merupakan karakteristik khas proyek sesuai dengan ‘sifat dan ciri khas proyek’. Adapun manajer proyek, sebagai ‘personal pejabat’ yang menjalankan manajemen (fungsi manajemen dan sistem manajemen) pada suatu proyek, sesuai dengan definisi di atas, harus memahamai 3 hal, yaitu :

  • ·         Bidang utama manajemen proyek
  • ·         Fungsi manajemen (proses manajemen)
  • ·         Peranan manajer proyek dalam kegiatan manajerial 


I.5.1. Bidang Utama Manajemen Proyek

·         Memahami rencana dan tujuan proyek
·         Merencanakan pelaksanaan proyek
·         Menentukan penggunaan peralatan sesuai kebutuhan dalam pelaksanaan proyek
·         Melaksanakan tindakan kontrol dan perbaikan sepanjang di perlukan
·         Memahami dan mengembangkan kualitas pribadi
·         Memahami dan melaksanakan peran manajer proyek
·         Memahami sifat dan ciri khas proyek



I.5.2. Fungsi Manajemen (Proses Manajemen)

·         Merencanakan (Planning)
·         Melaksanakan (Do)
·         Mengorganisasi (Organizing)
·         Mengkoordinasi (Coordinating)
·         Mengendalikan (Controlling)
·         Memimpin (Leading)



Fungsi Manajemen tersebut bekerja secara simultan bersama-sama, saling melengkapi satu sama lain. Maka, pada setiap perusahaan prioritas pelaksanaan fungsi manajemennya sangat tergantung dari kondisi, kebutuhan, dan problem masing-masing perusahaan. Hal ini sesuai dengan policy dan strategi perusahaan dalam mencapai sasarannya. Pelaksanaan manajemen sangat dipengaruhi latar belakang, kebiasaan, dan kemampuan manajer yang bersangkutan. Itulah mengapa manajemen dikatakan sebagai ilmu pengetahuan (science) dan sekaligus seni (art).


I.5.3. Peranan Manajer Proyek dalam Kegiatan Manajerial
Peranan manajer proyek adalah memahami kegiatan bidang utama manajemen proyek dan melaksanakan fungsi manajemen sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dalam pelaksanaan proyek.


Perannya adalah :


  1. Manajemen proyek memerlukan keahlian dan karakteristik tambahan (I.5.2.). Demi keberhasilan proyek, peranan manajer proyek sangat penting dan mendasar. Hal ini terkait dengan misi besar yang dipertaruhkan dan dana yang harus dikelola dalam menyelesaikan sebuah proyek.
  2. Manajer proyek yang baik tidak dilahirkan, tetapi dibentuk dan dijadikan. Manajer menjadi andal karena terlatih oleh pengalaman dalam menghadapi dan mengambil keputusan yang terbaik atas masalah dan kesulitan yang timbul di tempat kerja.
Jadi, apabila kontraktor pelaksana pekerjaan/proyek telah menandatangani dokumen kontraknya, maka sejak saat itulah manajemen proyek harus mulai diterapkan oleh kontraktor atau manajer proyeknya

.

I.5.4. Manajer Proyek sebagai Pelaksana Fungsi Manajemen

Merencanakan (Plan/Planning)


·          Sasaran mendesak dan jangka pendek
(Kebutuhan 1 s/d 3 bulan awal pelaksanaan proyek : Pahami, pilih, dan inventarisasikan)
Dalam rangka preconstruction meeting :
a.       Data klarifikasi tender dan preaward meeting
b.      Data tentang jadwal kerja proyek termasuk (CPM)
c.       Data gambar kerja/pekerjaan (awal) tertentu
d.      Data organisasi proyek
e.       Data metode pelaksanaan pekerjaan (awal) tertentu
f.       Tes program atas sample material test, dan lain-lain
g.      Jadwal kedatangan (kebutuhan) sumber daya proyek (tenaga, material, peralatan, dan sebagainya).
Dalam rangka persiapan operasional pelaksanaan proyek :
a.       Data observasi ulang lapangan, harga dan ketersediaan sumber daya yang diperlukan proyek
b.      Dibuat rencana biaya pelaksanaan proyek (RBP) dan rencana arus kas proyek (RAKP)
c.       Dibuat project quality plant (PQP) dan project safety plant (PSP), prosedur kerja, dan instruksi kerja
d.      Dibuat rencana dan persiapan mobilisasi peralatan, serta sumber daya lain yang diperlukan proyek
e.       Inventarisasikan (atau langsung hubungi) vendor list dari jasa lain yang diperlukan.
·         Tindakan antisipasi (Preventive Action)
·         Pencapaian target pelaksanaan pekerjaan :
a.       Sasaran jadwal kerja
b.      Key date untuk beberapa pekerjaan penting.
·         Kerawanan dan hambatan :
a.       Cuaca (hutan, banjir, dan lain-lain)
b.      Musim
c.       Umur pekerjaan tertentu untuk pembongkaran
d.      Klausal kontrak
e.       Pekerjaan lanjutan dari dan atau kepada kontraktor lain
f.       Dan lain-lain
·         Buat jadwal detail sebagai penjelasan dan penegasan, guna memudahkan pelaksanaan dan monitoring serta sarana koordinasi yang lebih bsik dan jelas.
·         Sasaran jangka panjang atau sampai dengan selesainya proyek
(kebutuhan 1 tahun sampai dengan selesainya proyek) :
a.       Perencanaan kerja sudah memakai data observasi terbaru
b.      Dibuat perkiraan/estimasi perhitungan yang rinci
c.       Mengenali dan mengantisipasi atas ketergantungan pekerjaan
d.      Jadwal kerja dibuat dengan kondisi yang paling mungkin dan paling efektif untuk dilaksanakan
e.       Memberikan tanggung jawab terhadap personal yang dipilih sesuai dengan seksi/bagian dalam struktur organisasi proyek
f.       Mengalokasikan sumber daya dengan efektif
Mengevaluasi dan menyempurnakan rencana kerja proyek

I.5.5. Melaksanakan (Implementation/Do/Doing)

Fungsi manajemen, dalam aktualisasi atau penerapannya, merupakan wujud dari peran manajer proyek dalam hal : Mengorganisasi dan mengkoordinasikan
·         Mengorganisasi (Organizing)
a.       Pahami bahwa tahap pengorganisasian terkait erat dengan tahap perencanaan
b.      Organisasi proyek dibentuk sesuai dnegan kebutuhan fungsional dan demi efektivitas
c.       Tanggung jawab dan tugas personal dari struktur organisasi proyek terkait erat dengan rencana kerja yang harus dilaksanakan
·         Tugas harus jelas batasnnya :
a.       Uraian tugas harus bisa dimengerti degan jelas
b.      Batasan ukuran atau pun syarat-syaratnya
c.       Bisa diserahkan
d.      Merupakan tanggung jawab langsung dari satu orang
·         Organisasi Struktur Rincian Kerja atau Work Breakdown Structure
Bisa mejadi alternatif pilihan apabila tugas dan tanggung jawab personal dalam struktur organisasi yang bersangkutan mengalami rangkap tugas dan/atau terjadi overlapping atas beberapa tugas yang menjadi
·         Mengkoordinasi (Coordinating)
Dengan pihak eksternal (pemilik proyek, konsultan, dan lain sebagainya) :
a.       Pahami kepentingan perusahaan dan strategi yang harus dilaksanakan.
b.      Koordinasikan dan hubungi bagian/pihak terkait untuk mendapatkan masukan dan dukungan yang menguatkan misi perusahaan maupun proyek
c.       Bina dengan baik ‘contact person’ dan informan yang mampu memberikan dukungan dalam mencapai sasaran.
d.      Tindakan koordinasi dimaksudkan untuk mendapatkan nilai tambah dalam mencapai sasaran, memeberi kemudahan dan ilai positif lain bagi hubungan bisnis, terutama dalam rangka penyelesaian pekerjaan/proyek.
Dengan pihak internal (proyek dan perusahaan) :
a.       Koordinasi adalah wujud nyata dari komunikasi dengan sarana : pembicaraan langsung, telepo, faks, surat, dan media lainnya
b.      Untuk memastikan bahwa kepentingan proyek bisa dimengerti dan mendapat dukungan perusahaan, amka data komunikasi harus lengkap, jelas, dan informatif, serta meyakinkan.
c.       Koordinasi harus meningkatkan usaha kerja, memperlancar, atau menghilangkan hambatan maupun ketergantungan pekerjaan.
·       

·         Fungsi koordinasi kantor proyek :
emberi manfaat maksimal, dalam hal :
a.       Membuat rencana kerja yang lebih mendekati kenyataan dari pelaksanaannya,
b.      Membuat laporan tentang realisasi aktivitas dengan membandingkannya dengan rencana awalnya
c.       Menanggulangi setiap ketergantungan pekerjaan dan kesulitan proyek
d.     Menindaklanjuti setiap perubahan dengan melakukan perbaikan dan pencegahan yang diperlukan
e.   Menyiapakan dan merevisi rencana mutu dan kendali mutu sesuai dengan prosedur kerja (perusahaan)
f.      Melakukan tindakan antisipatif dengan melaukan pencegahan terhadap masalah atau hambatan yang diperkirakan akan timbul dan mengganggu upaya untuk mencapai sasaran kerja
g.      Sarana pertemuan dan koordinasi langsung bagi setiap petugas proyek

I.5.6. Mengontrol (Controlling)

·         Pahami bahwa tindakan tersebut tidak hanya bersifat check dan monitoring, tetapi juga merupakan tindakan manajerial dengan jangkauan yang lebih luas dalam pengendalian
·      Tugas dan tindakan mengontrol bukan berarti hanya menyalahkan orang lain, tetapi juga mencarikan dna menetukan alternatif terbaik dalam tindakan pencegahan dan perbaikan atas ketidaksesuaian yang terjadi
·         Batasan tentang sukses pekerjaan harus dibuat sangat jelas dari sudut biaya, mutu, dan waktu. Buat prosedur kontrol resmi.
·      Tolok ukur penyimpangan dari apa yang sudah direncanakan. Penyimpangan yang terjadi harus segera ditindaklanjuti dan diatasi hambatannya agar pekerjaan yang bersangkutan dapat diselesaikan
·         Indikasi penyimpangan, yang mudah dijumpai pada saat pengontrolan adalah adanya ketidaksesuaian antara waktu dan mutu.

I.5.7. Mengontrol sebagai upaya memonitor
·         Untuk memastikan apakah tujuan proyek atas biaya, mutu, dan waktu tercapai
·         Melalui media laporan maupun dengan meninjau langsung
·         Melakukannya secara periodik atau sesering mungkin
·        Memonitor berarti siaga setiap waktu untuk mengetahui dan segera mempersiapkan serta melakukan tindakan perbaikan dan pencegahan atas perubahan dan penyimpangan yang terjadi, maupun yang akan terjadi agar tujuan tercapai sesuai rencana. 

I.5.8. Mengontrol dalam rangka mengambil keputusan
·         Pastikan bahwa upaya memobitor sungguh memberikan informasi dan indikasi yang benar dan tepat waktu mengenai operasional proyek
·        Data evaluasi dan intuisi manajer proyek merupakan sarana dan masukan terbaik dalam mengambil keputusan sehubungan dengan tindakan pencegahan dan perbaikan
·         Mengontrol proyek dalam rangka mengambil keputusan berarti :
·         Melakukan peninjauan atas situasi operasional proyek
·         Menganalisis akibat negatif yang sedang atau akan terjadi
·         Menemukan tindakan penyelesaian atas kesulitan dan masalah proyek
·         Mengendalikan dengan langkah antisipasi untuk menghindari perubahan yang berdampak negatif.
·         Menyelesaiakan proyek sesuai rencana
Memastikan dan meyakinkan bahwa manajer proyek kemampuan menangani dan menyelesaikan sendiri bersama tim sukses pengelolaan proyek








Kamis, 01 Juni 2017

My Future Business

Hi. I am Aras. Female engineering faculty majoring in civil engineering. In my course there is an entrepreneurship lesson. There I was taught how to choose the business according to Fengshui science. Since I was born on February 25, 1995, I have a water element. Therefore I immediately read the theory that explains about the element of water. From the explanation that I get, it turns out the water element is more suitable to open a beauty business. Before I make a proposal about the beauty and spa business, I analyze myself. Does my personal character match this effort? With sufficient assessment, I finally chose to open this beauty business after I graduated from this Faculty of Engineering.

 This is an example of a business proposal I made:





                                                                        ARASYIFA 
                                                            SPA & BEAUTY NATURE


                                                                        disusun oleh:
                                                           ARASY SATYA PERDANA
                                                                        D 111 12 007


                          JL. Sungai Raya Dalam. Komplek Puri Akcaya 2. Blok A.16 – Kubu Raya
                                                          082352059729 / 085750647795
                        Alamat E-mail arasy.satyaperdana@gmail.com Instagram : arasyifabeautyandspa





                                                                        FOREWORD
All praise and thanksgiving we pray to Allah SWT and salutations and greetings I convey only to the characters and our example Prophet Muhammad SAW. Among the many favors of Allah Almighty who brought us from darkness to the dimensions of light that give wisdom and the most beneficial to all mankind, so that by him I can complete this entrepreneurial task well and on time.The purpose and objectives of this proposal is to fulfill one of the tasks given by the lecturer in the course of Entrepreneurship.In the process of preparing this task I encountered obstacles, but thanks to moral and material support from various parties, I finally completed this task quite well, therefore through this opportunity I would like to express my gratitude and highest appreciation to all related parties who have helped Completion of this task.Everything that is wrong comes only from man and all the right things coming from religion thanks to the favors of faith from Allah SWT, though this task is certainly far from perfection, therefore all suggestions and constructive criticism from all parties I hope Improvements to the next task. I hope that this work will be useful especially for me and for other readers in general.
Pontianak, April 2017




                                                                      CHAPTER I                                                                   PRELIMINARY

Today awareness of body-soul awareness has become a lifestyle of fashion, salon, fitness-gymnastics, body language, meditation-relaxation and the latest SPA treatment.Business SPA has started emerging well managed by multinational companies such as Martha Tilaar, Mustika Ratu and others also local businessmen either in resorts, hotels, salons, and housing. This enthusiasm can not be separated from the trend of life style. 

Women always want to look beautiful, attractive, look young and have a smooth skin, healthy, not wrinkled, soft, fresh, and radiant. Having a smooth, healthy, beautiful, fresh and beautiful skin, is a pride and a special attraction for a woman. Thus, many sold various types of cosmetic products that are destined for skin care, because the women both teenagers and the elderly are willing to make various efforts to always look beautiful and ageless by doing various beauty treatments and buy various products that promise to always Look beautiful and ageless by doing various treatments to always look beautiful and young at a cost that is not small. 
Such beautiful and healthy stitching can be done with various types of body treatments, namely traditional body treatments to body treatments using modern tools. Body treatments traditionally include daily care (bath). Weekly treatments can be done with (Massage / massage, body scrub and bath / bath spices.Special treatment (breast care and feminine area) and drinking herbal medicine that serves to take care of the health and freshness of body skin, relaxation and tackling emotional problems. And modern body care that is by using modern tools, namely medical spa, mineral spiring spa, botox and etc. In the days of Queen Cleopatra from Egypt also sudh do skin care since she was a teenager to grow into a beautiful queen with a beautiful shower Milk and massaged by the ladies and in doing the treatment, in the analysis how the level of customer satisfaction to a service given to the customer.


                                                                    CHAPTER II
                                             BUSINESS PROSPECTS SPA & BEAUTY

Business SPA not only stop at SPA treatment business, but has many branches, such as business:
1. Treatment services (Body-mind-soul)
2. SPA architectural design contractor
3. Provider of SPA A-SPA aids (where aroma therapy, scrubs, soap places, SPA placemats and fabrics)
4. Provider of products (Soap, essential oil, scrubs, aroma therapy and others)
5. SPA specialist equipment store
6. Special counter SPA material
7. Exporter of SPA specialist
8. Instructor services
Is a prospective business. In this context, the first interes is SPA Specialist Shop (No.5) with the concept of Active Marketing to SPA managers and also related exporters (No.7)



                                                                   CHAPTER III
                                                                       MARKET


The market for this product is:
1. The general public
2. SPA treatment
3. Supermarket
4. Exporter
 

                                                                  CHAPTER IV
                                                  PRODUCT SPA AND PRICE LIST

Main product comes from business partner that is BATARA COSMETIK, which produce SPA material, such as:
1. Body care equipment:
A. The smell of Terapy
B. Body massage oil
C. Hydro aroma terapy
D. Body splash
E. Body Moissuri zer
2. Body Treatment
A. Aroma terapy herbal bath
B. Aroma terapy herbal heat pillow
C. Revival herbal body heat
D. Floral and herbal Ficial heat treatment
3. Body Scrub Mask
4. Soap
5. Bathing
A. Shower gel
B. Hand wash
C. Shampoo & Conditioner
6. Foot care
A. Foot wash
B. Shoe deodorizer
C. Tender care oil
D. Pure essential oils
(BATARA COSMETICS data attached)
In addition to the main products will be added with products related to the therapeutic aroma of Jogyakarta and Solo, such as incense, candles, SPA equipment (incense, candle holder, soap tower, etc. of various wood, metal, teracota, and others).


                                                                    CHAPTER V
                                                                 COOPERATION


This cooperation includes:
1. Needs
2. Shape
Is 1. Needs:
To realize this business plan are:
A. Conducting samples from BATARA COSMETIK (Needs attached)
B. Conducting samples from Jogyakarta producers
C. Shops and offices to display products
D. Employees and internet services
E. Office accessories
F. Cost-operational capital
Is 2. Form:
Forms of cooperation there are some optional (Possible):
A. Profit sharing with the percentage of mutual agreement with rights and obligations
B. Pattern project




                                                                     CHAPTER VI
                                                                CONTACT PERSON


Owner's Name and Address:
Name: Arasy Satya Perdana
Address: Jl. Sungai Raya Dalam. Komplek Puri Akcaya 2. Block A.16
No. Hp: 085750647795
Email: arasy.satyaperdana@gmail.com

Ask an Expert

Puji Febry Mindartin is the owner of Party Planner business. Girl born February 23, 1997 this had started his business by selling various types of various tools and materials to decorate events and parties. After his efforts are quite successful, not a few customers ask about Party Planner services to her. At that time Febry - The familiar name is still hesitant, because has not had experience about it. Febry fear, if the results of the decoration is less satisfactory to its customers.

As time passes, more and more enthusiasts are buying tools and decoration materials with it, more and more are advising her to try to open PP business. Febry was trying to review the suggestions from his customers that most of them are has friends. Since then Febry has the confidence and courage to develop his business in the field of PP.

Febry also tried to prove first that he was able to decorate and design at the time of his friend's birthday party at Urban Garden, placing on Jl. Danau Sentarum, Pontianak. At that time Febry tried to give something special on her friend's special day. Therefore, the result of decoration that Febry dedicate successfully make her friend feel happy. Febry tries to publish his work on various social media, and it turns out the response she got from the community is very positive, thus making the girl who lives on Jl. Uray Bawadi. Gg. Rahayu No. 37 increasingly stable to open businesses in the field of PP.

From preparation to decorating, Febry was helped by her sister and cousin. The capital that Febry got from this business started from installment and also the decoration that Febry got when the owner visited places that sell tools and decoration materials as well as in various online shop.

The service time provided by Febry to its customers is on average every Saturday and Sunday. Usually, the customer orders in advance three days before the H-day. Because Febry is currently taking courses in civil engineering majors, so Febry is smart enough to divide his time. If Febry has not been able to serve its customers optimally, Febry can still provide advice and solutions to the customers without having to meet.

To find out business information and services from Febry, you can explore his instagram account, namely: @balon_pontianak and @ befdecoration. For now, Febry can be contacted via e-mail: pujifebrym@gmail.com; Whats App: 085349697988 and his instagram account.

Febry's future hope is to have his own store, making it easier for his customers to meet directly and consult her. Success ya Feb!

Minggu, 28 Mei 2017

Make Cooking as a Hobby

Assalamualaikum, wr, wb..

Alhamdulillah, Thank God we part to the presence of Allah SWT who has ceased to give Hidayah and pleasure. Not forgetting let us prophet Muhammad SAW May we be given intercession on Ya umum end of the future. Aamiin.

How are you guys ?
I'm site everything is in good health. On this happy occasion i will say about "Make Cooling as a Hobby".

Before i talk further, look what's going on around us, specialist for women.Often busy work and other affairs take time and difficult to cook. Most people claim to be unable to cook because they do not know spices, recipes or cooking methods to produce good food. Of the two reasons above, the most important and burdensome of many people, lacking motivation and support for cooking are the most difficult reasons to overcome. Reluctantly of course when gores cooking, but it feels bad, and no one wants to eat.


There are some people who enjoy cooking. They are so obsessed with cooking because they do it as a hobby.

Hobbies are fun activities to do and allow us to work to relax.

Learn how you can take advantage of this cooking hobby as a useful thing.

Every time you cook, you will reach a new level of perfection with your recipe. You can also learn the combination of recipes in this kitchen to create a delicious meal.

If you think cooking is a mandatory job, you can not expect to be a good cook. However, if you think of cooking as a hobby, you will see it as a fun job.

That's what i can say.
I'm sorry if there is an incorrect word.
Thank you for your attention.



Selasa, 23 Mei 2017

PERSIAPAN UAS PIDATO (19 MEI 2017)

Name : Arasy Satya Perdana
             Nur Fitriani
             Fahmi Nur Ashari
             Fajar Rezky Novianto
             Abdul Haris Ridho
             Andi Akbar
             Rika Yolanda

1. What is speech ?
    Speech is a way to tell people about an issue in the society that contains informations, opinions,    solution or criticism.

2. What aspects you must have in speech and before delivering the speech are :
    a. Theme
    b. The arguments or solutions that related to theme
    c. Systematic
    d. Use of formal language

    Before the speech we must :
    a. Prepare our mental
    b. Maintain our gesture
    c. Speak with stab intonations
    d. Practicing
    e. Understand the content of the speech.

3. Prepare a topic for final exam !
    Arasy           : What is the EPC ?
    Nur Fitriani  : The Importance of maintaining respect ?
    Fahmi           : The influence of the type of soil type of foundation election
    Fajar             : Safety for Contruction
    Ridho            : Eco Building
    Akbar            : Drawing and Civil Engineering
    Rika              : Stability and dracing at peaty soil.